Prospek Pembenihan Ikan Air Tawar
Pembenihan Ikan Air Tawar Akan Diperbanyak
Sumber: Sinar Tani
Pemerintah akan melakukan perbanyakan dan pengembangan Unit Pembenihan Rakyat (UPR) ikan air tawar skala rumah tangga secara intensif di sejumlah kawasan di Indonesia.
Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP), Fadel Muhammad, saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi Lokariset Pemuliaan dan Teknologi Budidaya Perikanan Air Tawar (Loris Kanwar) di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Subang, mengungkapkan rasa antusiasnya ketika meninjau usaha pembibitan ikan patin skala rumah tangga yang terdapat di Desa Sukamandijaya, Subang.
Di desa ini terdapat 96 rumah tangga yang menopang hidupnya dengan usaha pembibitan ikan patin. Mereka membuat kolam-kolam pembibitan di dalam rumah dan pekarangan rumah yang telah disesuaikan dengan standar kelayakan budidaya bibit ikan patin.
Patin yang dibudidayakan adalah patin varietas siam yang indukannya berasal dari Loris Kanwar Subang. Kapasitas produksinya mencapai ribuan ekor dengan ukuran 1 inchi dan 2 inchi. Untuk ukuran 1 inchi dijual dengan harga Rp. 70 per ekor dan 2 inchi Rp. 135 per ekor.
Hasil produksi pembibitan patin di desa ini telah dipasarkan ke sejumlah daerah sentra pembesaran patin seperti Jatiluhur, Cirata, bahkan Jambi, Kalimantan dan Palembang. Dalam jangka waktu 1 bulan penerimaan yang diperoleh mampu mencapai angka sekitar Rp. 280 juta.
“Saya ingin agar di semua daerah di Indonesia menerapkan konsep UPR seperti ini dan disesuaikan dengan komoditas unggulan daerah masing-masing. Selanjutnya, kita akan memberikan bantuan untuk pengembangan UPR-UPR tersebut”, ujar Fadel.
Fadel berjanji akan terus mendorong semangat dan kemauan yang besar warga Subang dalam usaha budidaya ikan air tawar. Menurutnya ini merupakan aset bangsa yang perlu dikembangkan ke pelosok negeri ini yang sekaligus menjadikan pendorong peningkatan ekonomi kerakyatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jawa Barat Ir. Ahmad Hadadi mengatakan, peluang usaha dan pasar ikan patin ini masih sangat terbuka luas. Saat ini produksi patin di Jawa Barat mencapai 620 ribu ton per tahun sedangkan jumlah permintaan berkisar 1 juta ton per tahunnya. Usaha budidaya ikan patin ini sangat menjanjikan.
February 17 2010 12:21 am | ikan air tawar

March 2nd, 2010 at 10:08 am
salam…sya punya banyak ikan tawar seperti: bawal,gurame,patin,lele..alahamdulilah pesediaan kami sangat banyak namun kami bingung untuk pemasaranya dan kami siap untuk menyediakan dan harga nya sangat kompetitif jika membutuhkan kami siap dan mohon hub no.081213313443…trima kasih.
March 10th, 2010 at 3:44 pm
saya punya lahan berbentuk rawa seluas 5000m2 dan tanah darat seluas 15000m2 untuk lahan rawa sedang saya kerjakan untuk kolam ikan. namun perjalanan agak tersendat karena kekurangan modal. saya minat sekali betrenak ikan karena di daerah saya belum ada yang berusaha bidand tersebut.sementara daya beli masyarakat sangat bagus. untuk ikan jenis nila di konsumen mencapa kisaran 20000s/d 25000. untuk ikan lele sampai konsumen berkisar 15000. saya pingin kalau ada yang mau kerjasama untuk usaha tersebut. Hp.081386093148. terima kasih
March 28th, 2010 at 10:31 pm
selamat malam. Saya hadi. Jika melihat komentar dr Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jawa Barat Ir. Ahmad Hadadi mengatakan, peluang usaha dan pasar ikan patin ini masih sangat terbuka luas sepertinya krg setuju ya…karena b;m lama ini saya ngobrol2 dgn petani ikan di daerah bojong gede (bogor) hasil ternak ikan nilanya harganya merosot tajam dan petani tersebut bingung menjualnya. Mungkin bapak Kepala Dinas hrs juga cross check dengan petani2 lain di wilayahnya
September 15th, 2010 at 7:48 pm
Hampir semua kendala yang dialami para petani ikan adalah pemasaran dan permodalan. kami berharap adanya upaya pemerintah untuk membantu para petani ikan, sehingga harga ikan dapat stabil, pemasaran terbuka lebar dan adanya peningkatan kualitas pemeliharaan ikan.
Sehingga ikan dapat dipasarkan secara internasionla dengan kualitas bagus.
November 4th, 2010 at 2:57 pm
Akur Om Harno.
petani dengan modal senin-kamis biasa menjadi korban tengkulak. Saat dipepet dengan kebutuhan pakan (cost terbesar di budidaya) tentu saja akan menjual dengan harga di bawah pasar (agar cepat laku).
Sepertinya pemerintah bisa berperan dalam menghindari kendala klasik petani ini, salah satunya dengan menjembatani petani dengan produsen pakan.
November 6th, 2010 at 6:01 pm
saya memiliki lahan (balong/empang) dengan luas 5000m2, dan dulunya dipakai untuk budidaya lele, bawal, patin, gurame, nila merah, bandeng air tawar serta pemancingan. tapi saat ini saya membutuhkan peminat yang mau sewa lahan saya tersebut.
bagi yang berminat bisa hub saya 085723323876
December 5th, 2010 at 9:01 pm
saya petani ikan nila di Aceh barat bergabung dengan kelompok ingin jaya sudah setahun berjalan yg berkegiatan bidang budidaya dan nelayan sungai, bidang budidaya ikan nila: panen pertama hasilnya lumayan harga jual Rp 20.000 /kg yang jumlah penennya 900 Kg X 20.000= …..dengan hasilnya …… selama 6 bulan dan sya sangat berkeinginan untuk memperluas / memperbanyak kolam 5 unit lagi karena lahan masih bersebelahan /masih satu hamparan dg kolam yg sudah ada tapi terkendala modal karena kelompok ada: 1.modal Rp.12.000.000,- hanya dapat dapat dipergunakan untuk modal usaha budidaya ikan /modal usaha sekarang kami sudah mulai lagi membudidayakan ikan nila dan mas sebanyak 13.000 ekor mungkin bulan Februari 2011 dengan sistim mancing sendiri seberapa kemampuan keuangan para pembeli untuk dikonsumsi kami sudah memanennya lagi tahap II, dan kami juga menyediakan bibit:nila,mas,bawal air tawar harga nogo . 2.aset kelompok, :Lahan Kelompok 40 X 52 mt ,Sampan ungai 2 Unit, KJA 4×3= 2 Unit, rumah jaga 1 unit, meteran PLN 1 unit 4 Amper , buku Rek kelompok pada BRI 1 buah Printer HP F300 1 unit Laptop Compec 1 unit,
kami kelompok sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah dan bimbingan dan sumbangan dana agar usaha kelompok kami berjalan terus kearah yang lebih maju dan mandiri serah / sejalan dg program menteri kelautan dan perikanan Fadel Muhammad kalau ada yang serius / ingin kerja sama tolong dihubungi
bisa dihubungi HP. 085260871567.
Mail: ansar_samatigapepg@yahoo.co.id