Pembesaran Ikan Bawal Air Tawar
Ikan bawal air tawar saat ini banyak dipilih pembiak ikan air tawar sebagai produk unggulan. Hal ini karena selain bernilai ekonomis sebagai ikan hias, ikan bawal air tawar atau dengan nama latin (Colossoma macropomum Cuvier) juga menjadi hidangan yang sering dicari di meja makan. Bahkan permintaan yang besar dari produk ini tak hanya datang dari dalam negeri melainkan juga dari luar negeri. Hanya saja belum terdapat data yang pasti berapa total permintaan komoditas yang satu ini.
Jika ingin menggeluti bisnis budidaya ikan bawal air tawar ini pada dasarnya pembudidaya bisa memilih, apakah ingin budidaya benih, pembesaran, pemasaran, atau gabungan diantara pilihan tersebut. Pembesaran merupakan salah satu bagian budidaya ikan bawal air tawar yang sangat penting mempengaruhi nilai jual produk di pasaran. Secara teori khusus usaha pembesaran ikan bawal juga tergolong jenis ikan yang tidak ‘sulit’ untuk dibudidayakan. Tingkat kelangsungan hidup bawal air tawar cukup tinggi, sekitar 90%. Bahkan, ikan bawal ini mampu bertahan hidup dalam kolam yang tingkat kepadatannya tinggi. Makannya pun tidak rewel sebab hewan berjenis omnivora ini memiliki nafsu makan yang sangat besar.
Memulai bisnis budidaya pembesaran ikan bawal bisa dimulai dari skala kecil hingga besar. Untuk memulai usaha ini setidaknya dibutuhkan kolam sebagaimana ikan air tawar lainnya. Harga benih ikan bawal sendiri tergantung pada ukuran dan juga tren harga pasar yang dipengaruhi permintaan. Biasanya harga benih bawal ukuran super (bungkus rokok djarum) sekitar Rp700 per ekor. Dasar kolam sebaiknya ditambahkan kapur tohor maupun dolomit untuk meningkatkan pH tanah, juga dapat untuk membunuh hama maupun patogen yang masih tahan terhadap proses pengeringan. Selain itu, bahan lain diperlukan adalah pupuk kandang (tidak mutlak, karena bawal tetap diberi makanan tambahan).
Pemungutan hasil usaha pembesaran dapat dilakukan setelah ikan bawal dipelihara 4-6 bulan, waktu tersebut ikan bawal telah mencapai ukuran kurang lebih 500 gram/ekor, dengan kepadatan 4 ekor/m 2. Harga Ikan Bawal Air Tawar ini bervariasi tinggal melihat jenis ikannya, bawal putih atau bawal tambak. Harga per kilogram bisa mencapai Rp15 ribu.
Baca juga informasi tentang Budidaya Ikan Gurame
February 10 2009 03:58 pm | ikan bawal
February 19th, 2009 at 3:00 pm
wah tu kurang spesifik keteranganya!! kalow mengenai obat2 untuk ikan bawal yang terkena bakteri ada dak??
February 19th, 2009 at 11:08 pm
Salam Kenal Pak Moezya, terimakasih atas responnya,jika dianggap kurang lengkap informasi ini mohon bisa dilengkapi supaya bisa lebih bermanfaat buat pembaca lainnya, mengenai obat2an untuk ikan yang terkena bakteri kami biasanya hanya mengobatinya dengan larutan PK, dan sejauh ini cukup ampuh untuk menyembuhkan ikan bawal sakit akibat bakteri yang kami budidayakan,,demikian semoga membantu
March 4th, 2009 at 3:48 pm
selamat sore mas. saya andi seorang mahasiswa yang ingin banyak belajar tentang budidaya iklan bawal dan nila. Yang ingin saya tanya kan, Bagaimana agar pembelian bibit dapat sampai dengan selamat dalam arti bibit yang sudah di beli dapat tetap sehat ketika sampai di kolam. walaupun tempat pembelian bibit jauh dengan kolam. Yang kedua, Bagaimana agar bibit dapat terhindar dari tingkat kematian mungkin karena penyakit ?
makasih banyak maz.Selamat sore.
mohon di email ke alamat email saya maz.
March 5th, 2009 at 8:30 am
Selamat pagi, Mohon bantuan dan informasi untuk prediksi budget awal untuk memulai budidaya ikan tawar khususnya ikan bawal, juga informasi tentang jenis penyakit atau kendala dala budidaya ikan air tawar.
Terimakasih atas bantuannya
March 10th, 2009 at 10:04 am
Terimakasih informasi yang telah di berikan,Namun tidak di jelaskan tentang jenis makanan yang membuat ikan bawal cepat besar, selain penantaan unsur-unsur (pemupukan )yang telah ada saat pertama persiapan lahan.
Sekali lagi kami mohon informasi lebih lengkap untuk percepatan pertumbuhan ikan terutama masalah makanan tambahan.
Demikian dan terimakasih
March 10th, 2009 at 10:40 pm
Apa Kabar Pak Semar..
pertumbuhan ikan tidak hanya dipengaruhi oleh pakan tambahan, namun kondisi ikan yang sehatlah yang menjadikan pertumbuhannya cepat, dengan kondisi ikan yang sehat maka pakan yang kita berikan akan efektif sehingga mempercepat pertumbuhannya. Hal ini juga harus didukung pengelolaan kolam dan air yang baik.
March 24th, 2009 at 10:28 pm
Selamat malam, mohon bantuan dan informasinya, saya menebar benih bawal seukuran 2 jari tapi baru sehari semalam ikan saya sudah mati sekitar 500 ekor, untuk meminimalisir tingkat kematian bibit itu bagaimana? kalau saya pake obat tambahan merk NASA kira2 berpengaruh thdp pertumbuhan ga? terimakasih atas info dan batuannya
March 25th, 2009 at 1:16 pm
Slm. Pak?mas. Saya ingin menghadiahkan kolam ikan kepada ibu tercinta. Kolam akan saya buat dibelakang rumah. Kolam itu akan saya isi berbagai ikan yang bisa di masak oleh ibu. Sayangnya disana tak ada sumber air yang besar hanya ada sungai (kali) kecil yang airnya kering semasa musim kemarau. Bagaimana mengatasinya ya pak. Apakah saya perlu membuat kolam dari beton? Atau kolam tanah? trus bagaimana sirkulasi airnya? Peralatan2 apa yang mesti saya persiapkan? Saya benar2 buta tentang kolam dan serba-serbinya. Mohon bantuannya ya pak. Terima kasih sebelumnya
March 25th, 2009 at 10:48 pm
Apa Kabar pak Eko…
pada saat membeli benih sebaiknya kita pastikan benih tersebut sehat, dan sebaiknya sehari sebelum kita tebarkan benih jangan diberi pakan dulu, karena perpindahan benih dari kolam benih ke kolam pendederan seringkali membuat ikan menjadi stress, juga disiapkan kondisi air dan kolam paling tidak sama kualitasnya dengan kolam benih sehingga benih yang kita tebar mudah beradaptasi dengan kondisi air yang baru. Produk Nasa juga bagus buat ikan terutama viterna dan poc nasa.
March 25th, 2009 at 11:29 pm
Salam Kenal Ibu Maya,,
wah akan menyenangkan sekali jika ibu jadi untuk menghadiahkan kolam ikan kepada ibunda ibu maya, ada beberapa media yang digunakan untuk memelihara ikan seperti kolam tanah, kolam terpal ataupun kolam beton disesuaikan dengan kondisi lingkungannya, kalau boleh kami sarankan untuk memelihara ikan konsumsi di pekarangan rumah lebih baik menggunakan kolam permanen seperti kolam beton, hal ini untuk memudahkan pemeliharaannya juga ibunda ibu maya nanti saat akan mengambil ikan untuk dimasak. Mengenai sumber air tidak harus dari sumber air yang besar yang penting kualitas airnya cocok untuk jenis ikan yang akan dipelihara, karena air tidak selalu terus-menerus dialirkan kedalam kolam. Ibu juga bisa membuat kolam kecil untuk penampungan airnya.
March 27th, 2009 at 8:02 pm
Makasih mas atas sarannya. Bisakah saya konsultasi lebih detil tentang “project kolam hadiah buat ibuku” ini mas? kalo bisa gimana caranya? saya betul2 ingin kolam yang sempurna. Saya ingin membuat semacam gazebo diatas kolamnya.Sehingga ibu saya bisa duduk2 sambil makan makanan kesukaannya sambil menikmati jernihnya kolam dan ikan2 yang bergerombol berenang kesana-kemari.
March 30th, 2009 at 1:13 pm
Apa Kabar Ibu Maya,,
kami akan senang sekali jika informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat dan jika Ibu Maya masih ada pertanyaan2 bisa melalui media ini atau langsung ke e-mail kami di service@empangradina.com.
Dan juga kami mengundang pembaca yang lain untuk bisa saling sharing knowledge di media ini, terima kasih
April 25th, 2009 at 8:21 pm
saya pernah itung2an dengan harga pakannya. bagaimana biar tetap untung?
April 28th, 2009 at 11:51 am
Mohon bantuannya, saya baru mencoba budidaya ikan bawal dan nila tetapi pada saat pemberian benih selang sehari benih itu mati semua apa solusinya?Trim
May 3rd, 2009 at 4:03 pm
Selamar sore. Pertanyaan saya, Ikan apa yang menurut analsis usaha, perlu biaya paling murah, yaitu berapa ? Kedua, ikan apa yang paling cepat panen. Kalo saya ingin belajar ternak ikan,mohon rekomendasi ikan apa, dan mengapa ?? Terima kasih
May 11th, 2009 at 1:21 am
saya punya ikan bawal siap panen umur 5 bulan, bagi yang berminat tlg email saya di wisnusanjaya22@yahoo.co.id. tapi khusus di bali adjah yach
makasiiiiiiiiii
May 18th, 2009 at 11:49 pm
Apa kabar Pak Tebo…
terimakasih telah menggunakan media ini untuk mempromosikan hasil budidaya ikan bawalnya,,,ayo bagi yang berminat segera hub. Bapak Tebo
terimakasih
May 19th, 2009 at 10:54 am
saya ingin bertanya tentang perhitungan biaya nya, secara lengkap tetang budidaya ian bawal.. krn saya baru dalam hal ini.. mohon di share
May 24th, 2009 at 11:31 pm
Salam Kenal pak Aris…
salah satu faktor penentu keuntungan dari pembesaran ikan bawal memang adalah pakan, kalo kami biasanya mentargetkan minimal konversi berat pakan adlah 50% menjadi daging ikan, contoh kita pelihara bibit bawal seberat 400kg maka jika pakan yang kita berikan seberat 400kg maka bobot ikan harus menjadi 600kg,,
trmakasih
May 25th, 2009 at 2:00 pm
Apa Kabar Pak Dendy..
mohon maaf baru bisa merespon comment yang bapak tulis,
“”Mohon bantuannya, saya baru mencoba budidaya ikan bawal dan nila tetapi pada saat pemberian benih selang sehari benih itu mati semua apa solusinya?Trim”"
Ada baiknya untuk melakukan pengecekan pada media yang kita pake untuk pelihara bibit tersebut seperti kondisi kolam, kadar air benar2 memenuhi persyaratan untuk dijadikan media pelihara bibit. Dan yang paling penting lagi adalah benih ikan yang akan kita pelihara harus benar2 bibit yang bagus kualitasnya.
terimakasih
June 3rd, 2009 at 11:30 pm
Assalammu’alaikum Wr. Wb.
Saya mau btanya,, masalah kepadatan kolam /m2,, pada comment kpd bpk dego disebutkan ukuran korek bsa 150 - 200 ekor/m2,, lalu di artikel ini disebutkan kalau nanti stlah panen 4 - 6 bulan kepadatan 4 ekor/m2,, apakah nanti ada sbagian yang dipindah kolamnya,, kalo iya,, itu setelah berapa bulan y dari ukuran korek? lalu ukuran kepadatan ideal itu brapa untuk ukuran korek dan ukuran 1 inch?
Tmksh atas jawabannya,, jawaban sangat saya tunggu….
June 10th, 2009 at 5:46 pm
Walaikumsalam..
Apa Kabar Pak Huda..mohon maaf jika terlalu lama kami merespon pertanyaan Bapak,
Dalam hal pemeliharaan benih bawal ada beberapa tahap pendederan, dimana setiap pendederan kita sortir ukuran ikan dan kita pindahkan ke kolam pendederan tahap selanjutnya. Hal ini untuk mengatur kepadatan ikan dalam kolam dan diharapkan ukuran ikan bisa rata. dari bibit ukuran korek ke ukuran super bisa sampai 1.5 s/d 2 bulan. Dari ukuran super ke konsumsi bisa 4 s/d 5 bulan. demikian mudah2an dapat membantu terimakasih
June 16th, 2009 at 2:09 pm
Saya baru mau mencoba usaha pembesaran bawal, tapi masih buta mengenai jenis2 masalah atau penyakit apa saja yg biasa diderita ikan bawal. Kalo ada 10 macam penyakit/masalah sekalipun tolong disebutkan & kalau bisa sekalian penanggulangan atau pencegahannya. Thanks
July 12th, 2009 at 12:23 am
Slmt Malam pak, sy mo tanya itu kalo ikan bawal stress sehabis d pindah kolam lain brp lama normal kembali ?.. dan obat apa yg ampuh untuk ikan bawal yg selalu maen diatas trus..thanks atas jwb-nya
July 19th, 2009 at 8:10 pm
Ass..mhn infrmasinya pak n dr rekn” skalian..sy br akn mencob@ trnak ikan tawar sjnis bwal atow nila..sy bth infrmasi prbndingan ttg daya than..knsumsi pkan..prawatan n daya jual kdua ikan trsbut..mngingt sy msh awam pgtahuan ttg brtrnak ikan..sy tggu infrmasinya..trimakasih.
August 5th, 2009 at 5:07 pm
saya mau cari info tentang keadaan wilayah yang bagaimanakah yang cocok untuk membudidayakan ikan bawal, baik itu larva, 2 inch, maupun pembesaran siap konsumsi, karena saya mau mengembangkan ikan bawal di daerah saya,
tolong infonya ya,thx…
August 9th, 2009 at 11:54 am
Salam Kenal Pak Manzili..
ada beberapa hal memang yang harus diperhatikan sebelum memulai budidaya ikan bawal air tawar,
mudah2an link dibawah ini bisa dijadikan referensi:
http://books.google.co.id/books?id=8_r6_6RbkZkC&pg=PA7&dq=budidaya+ikan+bawal#v=onepage&q=&f=false
terimakasih
August 9th, 2009 at 12:22 pm
Salam kenal Ibu Fiqa
untuk referensi mengenai penyakit ikan dan penanganannya bisa didapatkan dari link berikut ini:
http://books.google.co.id/books?id=iMDQOthcEbIC&pg=PA20&dq=penyakit+ikan#v=onepage&q=&f=false
terimakasih
August 13th, 2009 at 11:04 pm
Apa Kabar Pak Aldo..
mengenai ikan bawal yang sering ‘maen’diatas terus bisa disebabkan karena kadar oksigen dalam air berkurang atau juga debit air yang kurang besar, kepadatan ikan juga mempengaruhi hal tersebut.
Kami bisanya saat memindahkan ikan bawal kami tempatkan di derasnya air yang mengalir ke kolam sehingga kurang lebih 30menit ikan akan kembali normal
terimakasih
September 4th, 2009 at 2:51 pm
sy mau tanya klo mau memasarkan ikan bawal ke mana saja krn sekitar 2 bln lg sy akan panen, tp khusus daerah jakarta bogor dan sekitarnya
September 4th, 2009 at 4:33 pm
Ass… saya tertarik kepada Bawal air tawar, apa bisa pembesaran ikan bawal di kolam terpal? dan apakah perlu di pasang aerator untuk penambahan oksigen?
September 6th, 2009 at 10:53 pm
Salam Kenal Bapak/Ibu Empe
Pembesaran ikan bawal juga dapat dilakukan di kolam terpal, disesuaikan padat tebar ikan yang akan dipelihara dengan luas kolam terpal, arator dibutuhkan untuk sirkulasi udara..
terimakasih
September 9th, 2009 at 1:42 pm
saya mau mulai untuk membuat kolam pembesaran bawal , saya mau tanya berapa harga pakan pelet untuk bawal untuk lokasi di garut Tarogong.
Trims
Thom
September 10th, 2009 at 5:26 pm
saya mau menanyakan nilai kalor spesifik (CP) dari ikan bawal berapa ya?
terimakasih.
September 12th, 2009 at 11:10 pm
Apa Kabar Ibu Silvi..
nilai kalori spesifik:
Bawal (1 ekor) 102 kkal
(kalau tidak salah he he he)
terimakasih
September 26th, 2009 at 9:19 am
bagaimana ya , ikan bawalku di kolam semen sering pada nongol di atas (dipermukaan air)
September 28th, 2009 at 2:26 pm
pak,kalo kolam terpal ukuran 5 x 4 x 1,5 berapa bibit yang saya masukan? dan berapa lama waktu untuk mencapai ukuran konsumsi?
October 19th, 2009 at 12:23 am
Saya memerlukan ikan bawal 0,5-1 kg tempat saya di daerah Karawaci mhn konfirmasi harganya Pak thanks…
October 22nd, 2009 at 3:12 pm
Slmt Siang Mas, mas sy mo tanya itu bibit uk.super n korek kalo dlm Kilo gram brp ekor ? tq wass
November 3rd, 2009 at 4:32 pm
Met sore, Mas. klo blh tahu alamatnya di mana?
punya bibit bawal ukuran kuku jempol?
harganya berapa?
budidaya ikan koi ga Mas?
November 4th, 2009 at 3:23 pm
Apa Kabar Pak Yayan
Lokasi empang kami di Kampung Cikupa Desa Situdaun Rw01/Rt03 Tenjolaya Ciampea Bogor
kira2 7km dari kampus IPB Darmaga, senang sekali jika Bapak berkenan mampir dan konfirm dulu ke kami kapan akan datang supaya bisa kami pandu arahnya
Untuk bibit Bawal ukuran kuku jempol(3/4 inch)kami bisa siapkan.
Sementara kami belum membudidayakan ikan Koi
Terimakasih
November 19th, 2009 at 11:27 am
saya tertarik dengan budidaya ikan bawal, mohon info mengenai pembesaran. ukuran kolam serta jumlah benih serta kebutuhan makanan.
atas infonya saya ucapkan terima kasih
November 26th, 2009 at 12:01 pm
selamat siang semoga empang raddina menjadi forum sekaligus terdepan dalam hal budidaya ikan…
pak saya baru ingin terjun ke dunia pembesaran ikan,sbelumnya saya sudah pernah terjun ke dunia perbebekan yg berujung gagal panen dikarenakan angka kematian cukup tinggi karena padat tebar,susahnya mencari pakan alami(dimana pakan pabrik yg begitu mahal),dan sebagian besar berat bebek saya tidak on target sebagaimana yg di minta oleh pengepul,…dr semua budidaya saya nyakin msalah yg timbul nanti tidak jauh dr hal dia atas..
pertanyaan saya pak :
1.apa benar konversi pakan 50% berat ikan..?mohon sedikit di dederkan pak(misal berat ikan 100kg,pakan sehari brp ..kg/3xpakan..karena yg saya tahu pemberian pakan 10% dr berat bdn ikan itu sendiri..(misal 100kg berarti pemberian pakan 10kg x 3xshari = 30kg sehari)
2.untuk bawal sendiri apakah kuat dengan kolam terpal yg dilengkapi aerator..?..dimana lokasi budidaya saya tidak terdapat saluran dan aliran air irigasi & sungai..
demikian pertanyaan saya pak mohon di jawab dengan pengalaman bapak…
December 11th, 2009 at 3:00 pm
salam knal pak . .
sya sdg panen bawal wir tawar tetapi sy bngung bgaimana memasarkannya, tlg ksh solusi pak . .
terima kasih
wassalam . .
December 24th, 2009 at 7:50 pm
Salam Kenal Pak Koko
Menurut pengalaman kami jika ikan bawal sering berada dipermukaan(tanpa tahu kondisi fisik ikan)biasanya karena kadar oksigen dalam kolam kurang, untuk mengatasinya kami bisa tambah debit air dan diberikan aerator untuk menambah kadar oksigennya
December 24th, 2009 at 8:09 pm
Apa Kabar Pak Finno
1.Jika Bapak memelihara ikan dengan berat awal 100kg maka minimal pemberian pakan adalah 5% dari biomass ikan sehari yaitu 5kg sehari(2x pagi n sore) namun kita juga harus tahu kapan ikan kita nafsu makannya sehingga efektif, dan secara progresif terus bertambah seiring dengan bertambahnya bobot ikan
2.Pemeliharaan ikan bawal terutama di kolam terpal sangat perlu diberikan aerator apalagi dengan jumlah kepadatan yang tinggi
Terimakasih
January 8th, 2010 at 7:46 pm
pa saya wildan dari karawang
saya berencana akan membuat usaha budidaya bawal air tawar..akan tetapi dalam hal pengetahuan saya belum tau banyak..saya tertarik sekali dengan profile dan usaha bapak yang geluti..
untuk itu saya ingin sekali berbincang2 dengan bapak
untuk belajar sekaligus menambah wawasan saya seputar
budidaya ikan air tawar terutama ikan bawal..
bagaimana pa?atas perhatiannya saya ucapkan banyak terimakasi..
saya tunggu kabarnya
January 31st, 2010 at 11:39 pm
Salam kenal Pak Wildan
Senang sekali bisa kenal dan sharing dengan Bapak Wildan kami juga bersedia untuk dapat berdiskusi dengan bapak mengenai budidaya ikan bawal
Terimakasih
February 16th, 2010 at 10:13 pm
salam..
mau nanyak nie..harga bawal ukuran super berapa sekarang ya..
makasih…
oya.klo ada yg mau Hub:085719405570 (asnaw)
March 20th, 2010 at 11:42 am
harap hubungi saya mengenai budidaya ikan bawal putih karena saya punya lahan dan tertarik untuk itu, thanks
May 6th, 2010 at 10:03 am
Asslkm..gmna kabarnya pak? btw,kmrn dr 1000 ekor ikan bawal uk.super yg sy beli itu s/d skrg jumlah kematian 34 ekor.apakah wajar? sy sudah mengikuti cara2 yg sampeyan anjurkan.brp angka kematian yg wajar sejak pengiriman s/d H+ penyebaran dikolam.kalo ikan ukuran super itu kira2 beratnya berapa gram/ekor? krn saya mau mmperhitungkan jumlah konsumsi pelet /hari.mohon bantuannya.suwun ya pak.salam bawal..!
June 8th, 2010 at 9:35 am
klo aku sih suka ma dagingnya, lezaaat. gini ya biar tambah lezat.
1. buang kotoran sampai bersih
2. klupas kulit dengan cara masukan sebentar ke minyak goreng yang telah panas.
3. masukan ke bumbu
4.goreng
June 20th, 2010 at 10:12 pm
gimana cara membiasakan ikan betutu makan pelet thx