January 22nd, 2009 -- Posted in ikan gurame |
Biasanya selama kurang lebih 5 hari benih-benih ikan gurame masih belum membutuhkan makanan tambahan, karena masih mengisap kuning telur. Setelah lebih dari 5 hari benih-benih gurame tersebut harus disuplai makanan dari luar. Sebelum ditebarkan ke kolam benih ikan gurame harus diberi makan infusoria.
Jika benih hendak ditebarkan di kolam, kolam harus dikeringkan dan dipupuk dengan pupuk kandang 1 kg/m2. Setelah seminggu benih ditebarkan, yaitu ketika air kolam sudah berubah kehijau-hijauan. Benih gurame umur 7 hari dapat dipasarkan kepada para pendedar dengan system jual sarang sehingga frekwensi pembenihan dapat ditingkatkan. Padat tebar pendederan 50-100 ekor/m2, sementara kolam yang digunakan berkisar 50-250 m2.
January 21st, 2009 -- Posted in ikan gurame |
Penetasan telur ikan gurame ini bisa dilakukan di dalam paso, aquarium ataupun ember-ember plastic. Cara memindahkan telur dari dalam sarang ke paso/aquarium dilakukan dengan hati-hati dan tidak tergesa-gesa supaya telur tidak pecah.
Sarang bahan dari ijuk yang berada 5cm dibawah permukaan air dan telah ditutup rapat, diangkat dengan cara dimasukkan ke dalam ember yang berisi ¾ bagian ember. Posisi sarang menghadap keatas dan ditenggelamkan kemudian dengan pelan tutup sarang dibuka, maka telur-telur akan keluar dan mengambang dipermukaan air.
Read the rest of this entry »
January 20th, 2009 -- Posted in ikan gurame |
Setelah kita mendapatkan dan memilih induk gurame yang unggul, ita bias mulai melakukan proses pemijahan ikan gurame dengan cara menyiapkan kolam khusus untuk pemijahannya.
Kolam kita isi air pada waktu pagi-pagi sekali, sehingga pada menjelang siang air sudah memenuhi kolam yang kita siapkan. Induk-induk gurame yang telah lolos seleksi dimasukkan kedalam kolam dengan sangat hati-hati. Sebaiknya perbandingan antara induk jantan dan betina adalah 1:1-14, dengan harapan satu induk jantan bias mengawini dua induk betina dalam satu tarikan.
Read the rest of this entry »